Wangi-Wangi – Pengadilan Agama (PA) Wangi-Wangi menorehkan prestasi gemilang dalam menjalankan fungsi perdamaian melalui keberhasilan proses mediasi pada hari Selasa, 11 Agustus 2026. Perkara cerai talak dengan nomor registrasi 149/Pdt.G/2026/PA.Wgw yang semula diwarnai konflik tajam, berakhir dengan mengharukan di ruang mediasi. Pasangan Pemohon dan Termohon yang sebelumnya bersikeras untuk mengakhiri ikatan pernikahan, akhirnya memilih jalan rekonsiliasi demi mempertahankan keutuhan rumah tangga mereka.

Foto. Ketua PA Wangi Wangi dengan para pihak mediasi.
Keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari peran sentral Mediator Hakim Arsyad, S.H.I. yang sekaligus juga merupakan Ketua Pengadilan Agama Wangi Wangi yang memimpin jalannya komunikasi kedua belah pihak. Beliau secara sabar, profesional, dan penuh empati memberikan ruang bagi suami istri tersebut untuk mengutarakan keluh kesah serta akar permasalahan yang selama ini terjadi. Menggunakan pendekatan yang humanis dan persuasif, Mediator Hakim Arsyad, S.H.I. sukses mencairkan ketegangan dan mengurai benang kusut perselisihan di antara keduanya.
Di tengah proses mediasi yang berjalan khidmat, wejangan bijak dari Mediator Hakim Arsyad, S.H.I. mampu menyentuh hati Pemohon dan Termohon untuk kembali merenungkan esensi dan komitmen awal pernikahan. Pasangan tersebut akhirnya menyadari kekhilafan masing-masing, sepakat untuk saling memaafkan, dan menurunkan ego yang sempat mendominasi. Fokus mereka pun beralih pada prioritas utama, yaitu masa depan anak-anak dan kebahagiaan bersama yang sempat meredup.
Suasana haru menyelimuti ruang mediasi saat kedua belah pihak menandatangani kesepakatan perdamaian untuk kembali rukun membina rumah tangga. Dengan tercapainya kesepakatan ini, Pemohon secara resmi menyatakan mencabut perkara nomor 149/Pdt.G/2026/PA.Wgw dan menegaskan bahwa mereka tidak jadi bercerai. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen PA Wangi-Wangi dalam menekan angka perceraian sekaligus menjadi kado terindah bagi bersatunya kembali keluarga tersebut. (Humas Wgw/Lukmanul)









